Surah Al-Infitar (الإنفطار)
Surah ke-82 · 19 ayat · 33 potongan tafsir di korpus
· 6 blok ayat.
Tanya tentang surah ini
Blok ayat dalam korpus
Ayat
82:1
إِذَا ٱلسَّمَآءُ ٱنفَطَرَتۡ
Apabila langit terbelah
82:2
وَإِذَا ٱلۡكَوَاكِبُ ٱنتَثَرَتۡ
dan apabila bintang-bintang jatuh berserakan
82:3
وَإِذَا ٱلۡبِحَارُ فُجِّرَتۡ
dan apabila lautan dijadikan meluap
82:4
وَإِذَا ٱلۡقُبُورُ بُعۡثِرَتۡ
dan apabila kuburan-kuburan dibongkar
82:5
عَلِمَتۡ نَفۡسٞ مَّا قَدَّمَتۡ وَأَخَّرَتۡ
(maka) setiap jiwa akan mengetahui apa yang telah dikerjakan dan yang dilalaikan(nya)
82:6
يَـٰٓأَيُّهَا ٱلۡإِنسَٰنُ مَا غَرَّكَ بِرَبِّكَ ٱلۡكَرِيمِ
Wahai manusia! Apakah yang telah memperdayakan kamu (berbuat durhaka) terhadap Tuhanmu Yang Maha Pengasih
82:7
ٱلَّذِي خَلَقَكَ فَسَوَّىٰكَ فَعَدَلَكَ
Yang telah menciptakanmu lalu menyempurnakan kejadianmu dan menjadikan (susunan tubuh)mu seimbang
82:8
فِيٓ أَيِّ صُورَةٖ مَّا شَآءَ رَكَّبَكَ
dalam bentuk apa saja yang dikehendaki, Dia menyusun tubuhmu
82:9
كَلَّا بَلۡ تُكَذِّبُونَ بِٱلدِّينِ
Sekali-kali jangan begitu! Bahkan kamu mendustakan hari pembalasan
82:10
وَإِنَّ عَلَيۡكُمۡ لَحَٰفِظِينَ
Dan sesungguhnya bagi kamu ada (malaikat-malaikat) yang mengawasi (pekerjaanmu)
82:11
كِرَامٗا كَٰتِبِينَ
yang mulia (di sisi Allah) dan yang mencatat (perbuatanmu)
82:12
يَعۡلَمُونَ مَا تَفۡعَلُونَ
mereka mengetahui apa yang kamu kerjakan
82:13
إِنَّ ٱلۡأَبۡرَارَ لَفِي نَعِيمٖ
Sesungguhnya orang-orang yang berbakti benar-benar berada dalam (surga yang penuh) kenikmatan
82:14
وَإِنَّ ٱلۡفُجَّارَ لَفِي جَحِيمٖ
dan sesungguhnya orang-orang yang durhaka benar-benar berada dalam neraka
82:15
يَصۡلَوۡنَهَا يَوۡمَ ٱلدِّينِ
Mereka masuk ke dalamnya pada hari pembalasan
82:16
وَمَا هُمۡ عَنۡهَا بِغَآئِبِينَ
Dan mereka tidak mungkin keluar dari neraka itu
82:17
وَمَآ أَدۡرَىٰكَ مَا يَوۡمُ ٱلدِّينِ
Dan tahukah kamu apakah hari pembalasan itu
82:18
ثُمَّ مَآ أَدۡرَىٰكَ مَا يَوۡمُ ٱلدِّينِ
Sekali lagi, tahukah kamu apakah hari pembalasan itu
82:19
يَوۡمَ لَا تَمۡلِكُ نَفۡسٞ لِّنَفۡسٖ شَيۡـٔٗاۖ وَٱلۡأَمۡرُ يَوۡمَئِذٖ لِّلَّهِ
(Yaitu) pada hari (ketika) seseorang sama sekali tidak berdaya (menolong) orang lain. Dan segala urusan pada hari itu dalam kekuasaan Allah